
Kepala Daerah Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, mengambil langkah proaktif memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kepulauan Nias jelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Kunjungan gubernur ke Fuel Terminal Gunungsitoli bertujuan melihat langsung kesiapan infrastruktur dan koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk mengantisipasi potensi kelangkaan.
Saat ini, distribusi BBM di Kepulauan Nias menghadapi tantangan nyata. Proyek infrastruktur yang sedang berlangsung, termasuk pembangunan jembatan penghubung utama, menyebabkan pembatasan jumlah kendaraan pengangkut dan tonase yang diizinkan melewati area tersebut. Ditambah lagi, bencana tanah longsor semakin memperumit proses pengiriman ke berbagai titik.
“Sekarang ini kan karena ada beberapa pekerjaan infrastruktur, baik milik pemerintah provinsi maupun Kementerian PU (Pekerjaan Umum), sehingga kendaraan retribusinya jadi kurang. Ada pembatasan tonase,” jelas Bobby mengenai akar permasalahan yang dihadapi wilayah kepulauan tersebut.
Gubernur meminta PT Pertamina Patra Niaga merumuskan solusi jangka pendek agar distribusi BBM tetap lancar selama periode liburan akhir tahun. Sambil menunggu penyelesaian proyek infrastruktur dan perbaikan akses jalan, pihak perusahaan diminta mencari cara alternatif untuk mempertahankan pasokan ke seluruh SPBU di lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias.
“Kita harap ada penanganan permanennya, tapi untuk Natal dan Tahun Baru Nataru ini. Paling tidak ada penanganan sementaranya,” tegas Bobby mengenai ekspektasinya terhadap upaya penanggulangan. Koordinasi intensif sudah dilakukan untuk memastikan normalitas operasional distribusi sebelum puncak musim liburan tiba.
Sumber: Antara News
Baca Juga

Danareksa Bakal Jadi Operator Kawasan Industri, BP BUMN Targetkan Selesai 2026

Sumsel Terima Rp200 Miliar Banpres Karhutla, Gubernur Ingatkan Penggunaan Harus Akuntabel

Kemenhub: Bandara Tetap Beroperasi Meski Karhutla, Hanya Ada Penyesuaian Jadwal

