:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362310/original/020710900_1790770407-226010.jpg)
Proses pengurusan SIM di Jakarta selama ini masih merepotkan warga. Meski pengajuannya bisa dilakukan di Mal Pelayanan Publik (MPP) DKI Jakarta, kartu SIM-nya baru bisa diterima 3-4 hari kemudian karena pencetakan dilakukan di lokasi berbeda.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung turun ke MPP pada Jumat (2/10/2026) untuk mengecek sendiri kondisi layanan publik di sana. Dari hasil tinjauannya, ia menemukan bahwa proses pengurusan SIM sebenarnya bisa diselesaikan sangat cepat. “Pengurusannya sendiri di sini rata-rata saya tanya tadi hanya 5 sampai dengan 10 menit sebenarnya selesai,” ujarnya.
Pramono pun meminta jajarannya segera membenahi sistem ini agar pencetakan SIM bisa langsung dilakukan di tempat yang sama. “Saya berharap salah satunya yang mungkin ditingkatkan adalah segera untuk pengurusan SIM itu bisa dilakukan di sini sampai selesai,” kata Pramono kepada wartawan.
Tak cukup soal SIM, Pramono juga menginginkan pencetakan paspor bisa dilakukan langsung di MPP. Menurutnya, hal itu penting agar konsep pelayanan satu atap benar-benar terwujud dan tidak sekadar nama. “Jadi saya berharap untuk paspor mudah-mudahan juga bisa dicetak di tempat ini. Ini merupakan sebagai wujud bahwa terintegrasi satu pintu betul-betul dilayani dalam satu pintu,” katanya.
MPP DKI Jakarta sendiri sudah mengintegrasikan layanan dari sekitar 20 kementerian dan lembaga, mencakup urusan perizinan usaha, dokumen kependudukan, hingga perpajakan. Dengan penyempurnaan yang diharapkan Pramono, warga Jakarta diharapkan bisa menuntaskan berbagai urusan administratif tanpa harus berpindah-pindah tempat.
Sumber: Liputan6
Baca Juga

Puluhan WNA Ditahan karena Jalankan Bisnis Pinjol Ilegal di Bali

Polda Metro Gandeng Layanan Kesehatan dan Bantuan Pangan untuk Pemulihan Kampung Ambon

Menko Yusril Anggap Usulan Revisi Definisi Korupsi dari DEN Patut Dipertimbangkan

