Ribuan Polisi Kawal Demo Buruh di DPR, Utamakan Dialog Ketimbang Konfrontasi

Ribuan Polisi Kawal Demo Buruh di DPR, Utamakan Dialog Ketimbang Konfrontasi

Lebih dari sebelas ribu personel kepolisian dikerahkan untuk mengawal aksi unjuk rasa buruh di depan gedung DPR/MPR RI, Jakarta. Namun alih-alih tampil intimidatif, aparat justru mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi dua arah dengan peserta aksi.

Polda Metro Jaya menyiagakan 11.261 personel di kawasan DPR/MPR RI, ditambah 2.055 personel khusus untuk mengatur lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi. Apel pasukan dipimpin langsung oleh Karoops Polda Metro Jaya Brigjen La Ode Aries El Fathar sejak pagi hari.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa polisi hadir bukan untuk membungkam, melainkan untuk memfasilitasi. “Penyampaian pendapat merupakan bagian dari ruang demokrasi. Polri hadir memberikan pelayanan agar aspirasi dapat disampaikan dengan aman dan tertib, sekaligus memastikan hak masyarakat lainnya untuk beraktivitas tetap terjaga,” ujarnya.

Di lapangan, petugas menjalin koordinasi langsung dengan koordinator aksi dan menyesuaikan pengaturan situasi berdasarkan perkembangan yang terjadi, termasuk kondisi arus lalu lintas di sekitar kawasan legislatif tersebut.

Brigjen La Ode turut menekankan bahwa hak menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional yang wajib dihormati. “Tugas kita adalah melayani dan memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat berlangsung dengan baik,” katanya. Pendekatan seperti ini diharapkan menjadi standar dalam setiap pengamanan aksi massa ke depannya.

Sumber: Detik.com

Baca Juga

Scroll to Top