
Otoritas imigrasi di Batam telah mengaktifkan aplikasi All Indonesia untuk mempermudah proses masuk dan keluar negara sejak September 2025. Sistem digital ini diterapkan di seluruh tujuh pintu akses penumpang internasional di pelabuhan utama kota tersebut.
Aplikasi All Indonesia dirancang untuk mempercepat pemeriksaan data penumpang yang tiba atau berangkat dari Batam. Dengan sistem ini, petugas imigrasi bisa memverifikasi dokumen perjalanan secara lebih efisien tanpa perlu proses manual yang panjang.
Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Imigrasi Batam, Kharisma, menjelaskan bahwa teknologi ini juga mendukung penggunaan autogate—pintu otomatis untuk pemeriksaan yang tidak memerlukan petugas di loket. Dengan begitu, antrian penumpang bisa berkurang drastis saat jam-jam sibuk.
Penerapan All Indonesia di ketujuh akses internasional Batam mencerminkan upaya pemerintah untuk memodernisasi layanan keimigrasian sekaligus meningkatkan pengalaman wisatawan dan pengguna transportasi di gateway utama kawasan Riau Islands ini.
Sumber: Antara News
Baca Juga

Pemerintah Dorong Inovasi Kendaraan Listrik Lokal, Bukan Sekadar Konsumsi Teknologi Impor

Pemerintah Sumut Siapkan Stok BBM di Nias untuk Liburan Akhir Tahun

Danareksa Bakal Jadi Operator Kawasan Industri, BP BUMN Targetkan Selesai 2026

