Tujuh Kali Ganti Susunan, Kabinet Merah Putih Terus Berubah Wajah

Tujuh Kali Ganti Susunan, Kabinet Merah Putih Terus Berubah Wajah

Belum genap dua tahun berjalan, pemerintahan Prabowo Subianto sudah tujuh kali melakukan pergantian susunan kabinet. Perombakan terakhir berlangsung pada 1 Oktober 2026, saat Presiden Prabowo melantik 18 pejabat sekaligus di Istana Negara.

Dalam pelantikan ketujuh ini, Bahlil Lahadalia mendapat tugas tambahan sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, di samping posisinya yang sudah ada sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Sugiono juga berpindah kursi menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, menggantikan Pratikno.

Perubahan turut menyentuh pos keamanan dan aparat penegak hukum. Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI (Kapolri) yang baru, dengan Wahyu Hadiningrat sebagai wakilnya. Sementara Listyo Sigit Prabowo—mantan Kapolri sebelumnya—kini bertugas sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Reshuffle ketujuh ini datang hanya dua pekan setelah perombakan keenam pada 14 September 2026, yang saat itu mengganti posisi Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara. Purbaya sendiri baru menjabat sekitar satu tahun setelah menggantikan Sri Mulyani pada September 2025.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto menyebut pergantian seperti ini adalah hal yang wajar. “Menteri, wakil menteri siap diganti. Namanya reshuffle kan bisa saja kapan dicopot, kemudian ada yang diangkat yang baru,” katanya.

Jika dihitung mundur, perombakan pertama kabinet terjadi pada Februari 2025, disusul enam kali lagi hingga Oktober 2026. Dengan ritme perubahan yang cukup cepat ini, komposisi Kabinet Merah Putih nyatanya jauh berbeda dibanding saat pertama kali dilantik pada Oktober 2024.

Sumber: Liputan6

Baca Juga

Scroll to Top