
Kota Bandung bersiap menjaga warisan sejarahnya secara lebih terstruktur. Pemerintah Kota Bandung kini tengah menyusun konsep bernama Bandung Historic Urban Landscape atau HUL, sebuah pendekatan terpadu untuk menata dan melestarikan kawasan-kawasan bersejarah di kota ini.
Proses penyusunan konsep ini tidak dilakukan sendiri oleh pemerintah. Berbagai pihak dilibatkan, mulai dari kalangan akademisi, komunitas lokal, hingga pelaku bisnis, agar hasilnya bisa mewakili banyak kepentingan dan lebih membumi saat diterapkan.
Untuk tahap awal, fokus penataan akan dimulai dari kawasan Simpang Lima hingga Otista. Setelah itu, program serupa akan diperluas ke kawasan-kawasan bersejarah lain di Bandung secara bertahap.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa Bandung serius memadukan pelestarian warisan budaya dengan pengembangan kota modern. Jika berjalan baik, konsep HUL ini bisa menjadi model pengelolaan kawasan bersejarah yang bisa diadopsi kota-kota lain di Indonesia.
Sumber: Antara News
Baca Juga

Puluhan WNA Ditahan karena Jalankan Bisnis Pinjol Ilegal di Bali

Polda Metro Gandeng Layanan Kesehatan dan Bantuan Pangan untuk Pemulihan Kampung Ambon

Menko Yusril Anggap Usulan Revisi Definisi Korupsi dari DEN Patut Dipertimbangkan

